Nama : Putri Alifia
NPM : 15512752
Kelas : 3PA06
NPM : 15512752
Kelas : 3PA06
Konsep dasar
Viktor Frankl mengembangkan logoterapi yaitu corak psikologi yang diandasi oleh filsafat hidup dan wawasan mengenai manusia yang mengakui adanya dimensi kerohan, disamping dimensi ragawi dan dimensi kejiwaan (termasuk dimensi sosial). Logoterapi beranggapan bahwa makna hidup (the meaning of life) dan hasrat untuk hidup bermakna (the will to meaning).
Logoterapi
memiliki wawasan mengenai manusia yang berlandaskan tiga pilar filosofis yang
satu dengan lainnya erat berhubungan dan saling berkaitan, yaitu kebebasan
berkehendak, kehendak hidup berwarna, dan makna hidup.
- Kebebasan berkehendak (freedom of will)
Dalam
pandangan logoterapi manusia adalah makhluk yang istimewa karena mempunyai
kebebasan. Kebebasan disini bukanlah kebebasan yang mutlak, tetapi kebebasan
yang bertanggung jawab. Kebebasan manusia bukanlah kebebasan dari (freedom from) kondisi-kondisi biologis,
psikologis, dan sosiokutural tetapi lebih pada kebebasan untuk mengambil sikap (freedom to take a stand)atas
kondisi-kondisi tersebut.
Kelebihan manusia yang lain adalah kemampuannya untuk mengambil jarak terhadap kondisi di luar dirinya, bahkan manusia juga mempunyai kemampuan mengambil jarak terhadap dirinya sendiri (self detachment). Kemampuan-kemampuan inilah yang kemudian membuat manusia disebut sebagai “the self determing being” yang berarti manusia mempunyai kebebasan untuk menentukan sendiri apa yang dianggap penting dalam hidupnya.
Kelebihan manusia yang lain adalah kemampuannya untuk mengambil jarak terhadap kondisi di luar dirinya, bahkan manusia juga mempunyai kemampuan mengambil jarak terhadap dirinya sendiri (self detachment). Kemampuan-kemampuan inilah yang kemudian membuat manusia disebut sebagai “the self determing being” yang berarti manusia mempunyai kebebasan untuk menentukan sendiri apa yang dianggap penting dalam hidupnya.
2. Kehendak hidup bermakna (the will to mening)
Menurut
Frankl, motivasi hidup manusia yang utama adalah mencari makna ini berbeda
dengan psikoanalisa yang memandang manusia adalah pencari kesenangan, atau juga
pandangan psikologi individual bahwa manusia adalah pencari kekuasaan.
3. Makna hidup (the meaning of life)
Makna hidup adalah
sesuatu yang dianggap penting, benar dan didambakan serta memberikan nilai
khusus bagi seseorang. Untuk tujuan praktis makna hidup dianggap identik dengan
tujuan hidup. Adapun karakteristik makna hidup adalah:
·
Unik dan personal
·
Spesifik dan konkrit
·
Memberi pedoman dan arah.
·
Pendalaman dan pemahaman tri-nilai
·
Ibadah
Unsur-unsur terapi
Logoterapi adalah suatu tipe terapi eksistensial yang bertujuan untuk membantu orang-orang akna adalah kehidupan mereka. Menurut Frank, pencarian makna dalam hidup merupakan akar atau sumber dari usaha manusia dan pencarian itu berada pada tingkat intelektual dan bukan pada tingkat instingtif. “makna” adalah milik individu, unik bagi sang pribadi dalam situasinya pada suatu momen tertentu dan berbeda dengan nilai-nilai yang dimiliki oleh banyak orang.
Logoterapi juga berurusan dengan penyadaran manusia tterhadap tanggung jawabnya karena tanggung jawab merupakan dasar yang hakiki bagi keberadaan manusia. Peran terapis dalam logoterapi adalah menjaga hubungan yang akbrab dan pemisahan ilmiah, mengendalikan filsafat pribadi, terapis bukan guru atau pengkhotbah, memberi makna lagi pada penderita, dan untuk memberi makna pada hidup dan menekankan makna kerja dan cinta.
Teknik Logoterapi
Victor Frankl
dikenal sebagai terapis yang memiliki pendekatan klinis yang detail. Diantara
teknik-teknik tersebut adalah yang dikenal dengan intensi paradoksal, yang
mampu menyelesaikan lingkaran neurotis yang disebabkan kecemasan anti sipatori
dan hiper-intensi. Intensi paradoksal adalah keinginan terhadap sesuatu yang
ditakuti.
Seorang pemuda
yang selalu gugup ketika bergaul dengan banyak disuruh Frankl untuk
menginginkan kegugupan itu. Contoh lain adalah masalah tidur. Menurut Frankl,
kalau anda menderita insomnia, anda seharusnya tidak mencoba berbaring ditempat
tidur, memejamkan mata, mengosongkan pikiran dan sebagainya. Anda justru harus
berusaha terjaga selama mungkin. Setelah itu baru anda akan merasakan adanya
kekuatan yang mendorong anda untuk melangkah ke kasur.
Teknik terapi
Frankl yang kedua adalah de-refleksi. Frankl percaya bahwa sebagian besar
persoalan kejiwaan berawal dari perhatian yang terlalu terfokus pada diri
sendiri. Dengan mengalihkan perhatian dari diri sendiri dan mengarahkannya pada
orang lain, persoalan-persoalan itu akan hilang dengan sendirinya. Misalnya,
kalau mengalami masalah seksual, cobalah memuaskan pasangan anda tanpa
memperdulikan kepuasan diri anda sendiri. Atau cobalah untuk tidak memuaskan
siapa saja, tidak diri anda, tidak juga diri pasangan anda.
DAFTAR PUSTAKA :
DS, Rendro. (2010). Beyond Borders: Communication
Modernity & History. Jakarta: STIKOM The London School of Public Relations.
Semiun, Yustinus. (2006). Kesehatan Mental 1. Yogyakarta: Kanisius.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar