NPM : 15512752
Kelas : 4pa06
Apa itu CBIS?
Menurut
Bohari (2005), CBIS adalah sistem maklumat yang bersifat keorganisasian dan
formal. Sistem formal bermaksud sistem yang bergantung kepada penerimaan data
dan definisi data yang tetap.
Sedangkan
menurut Laudon dan Laudon (2008), CBIS adalah sistem informasi berbasis
komputer untuk pemrosesan dan penyebaran informasi yang mengandalkan peranti
keras dan lunak komputer.
Menurut
Umar (2005), SIA adalah aplikasi yang menggunakan komputer hanya bersifat
pengolahan data perusahaan secara sederhana, di mana informasi untuk manajemen
masih merupakan produk sampingan
Menurut
Umar (2005), SIM adalah konsep yang menghendaki bahwa aplikasi komputer
mempunyai tujuan utama untuk menyajikan informasi manajemen. SIM merupakan
suatu sumber daya organisasi yang menyediakan informasi pemecahan masalah bagi
sekelompok manajer secara umum yang mewakili suatu unit organisasi seperti
suatu tingkat manajemen atau suatu area fungsional.
Sedangkan Menurut Gaol (2008), SIM adalah sistem yang berbasis komputer dan dapat
digunakan sebagai sistem pendukung keputusan, sistem ahli, atau aplikasi
otomatisasi perkantoran, dan dapat memberikan dukungan untuk pemisahan
keputusan.
DSS/SPK adalah sistem penghasil informasi yang ditujukan untuk suatu
masalah tertentu yang harus dipecahkan oleh manajer serta pengambil
keputusan. Jadi, DSS/SPK dapat mendukung satu orang manajer sekalipun
dengan masalahnya sendiri-sendiri.
Menurut
Umar (2005), OA adalah aplikasi yang memudahkan komunikasi dan meningkatkan
produktivitas di antara manajer dan pekerja kantor melalui penggunaan alat-alat
elektronik, seperti modem, fax, word
processing, e-mail, dan desktop
publishing.
Ide dasar kecerdasan buatan (AI) adalah bahwa komputer dapat diprogram
untuk melaksanakan sebagian penalaran logis yang sama seperti manusia.
Bagian khusus dari AI adalah sistem pakar. Sistem pakar adalah sistem
yang berfungsi sebagai seorang spesialis dalam satu area fungsional.
Sebagai contoh, sistem pakar dapat menyediakan sebagian bantuan yang
sama seperti yang diberikan oleh seorang konsultan manajemen.
Komponen Elemen Sistem
Contoh
komponen elemen sistem yang berhubungan dengan ilmu psikologi adalah pemeriksaan tes psikologi yang
menggunakan komputer. Di dalam mengaplikasikan
tes psikologi ini, akan melewati beberapa tahap yaitu input dimana testee diberikan beberapa soal, kemudian proses dimana testee melengkapi semua data identitas dan mengerjakan soal tersebut, kemudian output dimana kita bisa melihat hasil tes tersebut dan terahir ada tujuan yaitu untuk mengukur aspek-aspek psikologis secara mendalam dan keseluruhan.
Daftar
Pustaka :
Bohari, A. M. (2005). Information technology. Jakarta: IBS
Laudon, K. C., &
Laudon, J. P. (2008). Sistem informasi
manajemen. Jakarta: Salemba
Gaol, C. J. (2008). Sistem informasi manajemen. Jakarta:
Grasindo.
Umar, H. (2005). Evaluasi kinerja perusahaan. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama
Tidak ada komentar:
Posting Komentar