Nama : Putri Alifia
Npm : 15512752
Kelas : 2PA06
Plagiat Dalam Internet:
Plagiat
atau Plagiarisme internet adalah penciplakan atau penggunaansemula
karyayangdidapati melaluilaman internet, menjadikan idea orang lain
sebagai hak sendiri tanpa sebarang kredit diberikan kepada penulis asal
dan karya asal. Kata ‘Plagiat’ itu sendiri berasal daripada perkataan
bahasa Inggeris ‘Plagiarism’ yang terhasil daripada perkataan Latin,
‘Plagiarius’, dan perkataan Greek ‘Plagion’. Kata ‘Plagion’ ini membawa
maksud menculik atau mencuri sesuatu atau seseorang. Kamus Dewan pula
mendefinasikan plagiat sebagai perbuatan meniru, mencontoh karangan
(tulisan, hasil kerja orang lain) atau mengutip karangan orang lain
(tanpa izin penulis asal). Plagiat juga dianggap sebagai mencedok, yaitu
mencedok ciptaan orang lain dan menyiarkannya sebagai ciptaan sendiri.
Dengan
kecanggihan dunia Internet, segala informasi kini berada pada hujung
jari anda saja. Internet menjadi sebuah perpustakaan yang lengkap,
terdapat banyak bahan ilmiah yang boleh digunakan sebagai sumber rujukan
oleh segenap lapisan masyarakat. Atas ciri-ciri ini, tanpa disedari
telah wujud satu budaya baru dalam masyarakat kita. Kecenderungan untuk
melakukan plagiat melalui dunia internet kini telah berleluasa dan
menular.
Terlalu banyak aktiviti plagiat yang boleh dilakukan
menerusi Internet. Antara aktiviti plagiat ini kebiasaanya melibatkan
teks, perisian komputer, animasi – tidak kira dalam bentuk video, audio,
grafik dan sebagainya. Terdapat juga aktiviti plagiat di mana teks
daripada artikel, buku, blog, wikipedia dan jurnal ditiru. Beribu-ribu
hasil carian seperti artikel, data dan gambar boleh didapati dengan
hanya menaip kata kunci dan melakukan satu carian yang mudah. Hasil
carian diperoleh dalam masa beberapa saat sahaja. Hasil carian
kemudiannya boleh di salin tampal (copy-paste), di muat turun ke dalam
komputer sendiri malahan ada yang sanggup bertindak lebih jauh lagi –
dengan membayar bagi mendapatkan salinan karya tersebut.
Terdapat 7 aktiviti yang boleh digolongkan sebagai tindakan plagiat:
1. Mengakui tulisan orang lain sebagai tulisan anda sendiri
2. Mengakui idea orang lain sebagai idea anda sendiri
3. Mengakui penyelidikan, data dan uji kaji orang lain sebagai kepunyaan anda sendiri
4. Mengakui karya kelompok orang lain sebagai hasil anda sendiri
5. Menyajikan tulisan yang sama pada masa yang lain tanpa menyebut asal-usulnya (karya asal)
6. Menyalin, meringkas dan menulis semula perkataan, ayat atau idea yang diperoleh daripada
sumber lain dan menulis semula mengikut bahasa anda sendiri.
7. Melakukan terjemahan bahasa tanpa menyatakan sumber asal terjemahan tersebut
Pornografi Dalam Internet :
Kemajuan
teknologi pada masa sekarang ini bagaikan pedang bermata dua. Teknologi
yang berkembang pesat dapat memberikan banyak keuntungan atau tak
sedikit kerugian. Namun dari semua keuntungan yang diperoleh melalui
intenet, ada juga kerugian yang perlu dihindari, salah satunya adalah
pornografi.
Anak-anak paling berisiko ketika mereka berulang kali
terpapar gambar yang overstimulating dan berpotensi adiktif. Jika
dilihat kompulsif dan disertai dengan pelepasan seksual melalui
masturbasi, pornografi Internet dapat memiliki efek desensitizing,
membutuhkan intensitas yang lebih besar dan frekuensi serta menyebabkan
seksualitas menyimpang tampak seperti norma.
Fungsi kecanduan
situs porno di cara yang mirip dengan apapun kecanduan lainnya, yang
mengarah ke siklus keasyikan, paksaan, bertindak keluar, isolasi,
penyerapan diri, malu dan depresi serta pandangan yang menyimpang dari
hubungan yang nyata dan keintiman. Namun, tidak semua orang terkena
pornografi menjadi kecanduan.
Remaja yang paling rentan terhadap
kecanduan adalah mereka yang tidak bisa mengandalkan orang tua untuk
menyediakan sumber yang konsisten dari kontak dan kenyamanan untuk
membantu mereka mengatur keadaan emosional mereka. keluarga tersebut
meliputi, tapi tidak terbatas pada, yang mana orang tua dapat menderita
kecanduan – termasuk alkohol – atau gagal untuk secara emosional
tersedia untuk alasan lain.
Anak-anak dari keluarga yang rentan –
mereka sering tidak rendah diri dan merasa sendirian. Mereka belajar
untuk tidak mempercayai atau bergantung pada orang lain dan mencari cara
untuk menghibur dan merangsang diri mereka sendiri yang tidak
melibatkan orang-orang yang terpercaya dan tersedia untuk mereka dan
berada dalam kendali mereka.
Game Online :
Game
Online atau sering disebut Online Games adalah sebuah permainan (games)
yang dimainkan di dalam suatu jaringan (baik LAN maupun Internet).
Damana LAN (Line Area Network ) dapat digunakan tanpa menggunakan
sambungan dari internet tapi biasanya hanya berada di wilayah yang
kecil, dan sebaliknya Internet ialah dapat digunakan harus menyambungkan
jaringan internet untuk dapat tersambung dengan domain atau lawan yang
berada di luar area maupun belahan dunia.
Game online muncul
tidak hanya mempengaruhi kehidupan social pemainnya dalam dunia nyata
tetapi juga terkadang mempengaruhi kejiwaan seseorang apabila
memainkannya terlalu lama. Seperti yang dilansir ketok.com, gara-gara
sebuah game, seorang pemuda di amerika serikat nekad menusuk temannya
sendiri. Bahkan anak-anak yang kecanduan bermain game sering membolos
dari sekolahnya agar bisa melanjutkan petualangannya di dunia maya.
Selain itu ada beberapa dampak negatif nya :
a. Pelajar yang bermain game online hanya menghambur-hamburkan waktu dan uang secara sia-sia .
b. Bermain game online membuat mereka menjadi ketagihan.
c. Terkadang lebih merelakan sekolahnya untuk bermain game online (bolos sekolah).
d. Dengan bermain game online tersebut juga bisa membuat mereka lupa waktu, untuk makan,
beribadah, waktu untuk pulang ,dll.
e. Dengan terlalu sering berhadapan dengan monitor secara mata telanjang dapat membuat mata nya
menjadi minus , nyatanya umur mereka masih muda-muda.
f. Anak tersebut jadi sering berbohong kepada orang tuanya karena ia awalnya pamit untuk
berangkat sekolah ternyata ia bolos sekolah untuk bermain game online.
Akan
tetapi dari segi bisnis, game online masih memiliki prospek bagus
kedepannya. Dengan kehadiran games online ini, orang-orang bisa
menciptakan lapangan kerja sendiri yaitu games center, atau menjadi
pengembang games sehingga dapat mengurangi angka pengangguran. Game
online juga bisa meningkatkan kemampuan bekerja sama pada otak anak
seperti yang dilansir ketok.com. Dan ada beberapa lagi dampak positif nya :
a. Pelajar tersebut dapat menguasai komputer lebih lanjut .
b. Dengan bermain game online secara langsung ia dapat mengerti bahasa Inggris yang dipergunakan
pada gamenya tak jarang mereka juga mesti mengartikan sendiri kata – kata yang mereka tidak
ketahui.
c. Dari game online ini dapat menambah teman mereka walaupun hanya didunia nyata maupun maya.
d. Bagi yang telah mempunyai ID dari salah satu game onlinenya yang telah jadi (GG) mereka dapat
menjualnya dengan orang lain dan akhirnya mendapatkan uang dari hasil tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar